Pasar PC Merosot Karena Chromebook

Pasar pc merosot karena chromebook, pengapalan produk PC turun pada Q1 2022 sesudah pembelian PC berkaitan wabah COVID-19 mulai turun. Pemicunya ialah Chromebook. Kok dapat?
Data ini di-launching oleh Gartner dan oleh IDC. Menurut IDC, pengapalan PC pada Q1 2022 ialah 80,lima juta, sementara Gartner mencatat angka yang lebih rendah, yakni turun 7,7% dibandingkan Q1 2021.

Menurut Gartner, pengurangan ini dipacu oleh berkurangnya pengapalan Chromebook yang turun mencolok. Bila data pengapalan Chromebook tidak diikutkan, karena itu pengapalan PC sepanjang kwartal itu justru bertambah 3,3% dibandingkan Q1 2021

Dari segi merek, Lenovo tetap menjadi penguasa produk PC, yang dituruti oleh HP, Dell, dan Apple. Walau demikian, cuman Dell, Apple, dan Asus yang mencatat perkembangan pada Q1 2022, begitu diambil detikINET dari The Verge, Selasa (12/4/2022).

Chromebook 4G LTE

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita umumkan Chromebook 4G LTE yang di-claim dibuat dan dibuat anak negeri. Piranti itu ditawarkan bernama Libera Merdeka Chromebook C150 untuk versus 4G LTE/WiFi dan Chromebook C120 untuk versus WiFi.
Menperin mengatakan keinginan dalam negeri untuk produk netbook capai 3 juta unit /tahun. Keinginan ini diprediksikan semakin bertambah bersamaan mengembangnya digitalisasi. Maka dari itu industri dalam negeri perlu ambil kesempatan itu.

Pasar PC Merosot Karena Chromebook

Pasar PC Merosot Karena Chromebook

“Untuk capai program substitusi import 35% itu, kunci intinya diantaranya membuat ekosistem industri netbook lewat kenaikan permintaan dalam negeri,” Pasar pc merosot karena chromebook.

Buat tingkatkan daya saing netbook produksi dalam negeri supaya bisa berkompetisi dari serangan produk import, Kemenperin membuat kerjasama dengan beberapa stakeholder berkaitan salah satunya PT. Tata Fasilitas Berdikari (TSM), Qualcomm, Google, PT. Sat Nusapersada dan PT. Libera Technologies Indonesia untuk membuat sebuah ekosistem yang diberi nama Indonesia Manufaktur Center Electronica dan Telematika (IMC-ET).

“Kami memberi animo pada kesuksesan dari kolaborasi itu hingga dapat menghasilkan Chromebook 4G LTE pertama kali yang dibuat dan dibuat di Indonesia dengan elemen lokal di atas 40 %,” tutur Agus.

Untuk capai TKDN di atas 40%, Chromebook 4G LTE ini dibuat secara CKD (completely knock down). Disamping itu, alat Catu Daya (AC Powered Adapter/Pengisi daya) dibuat secara penuh oleh TSM dan dibuat di Indonesia untuk memberikan dukungan suplai rantai ekosistem industri lokal.

 Processor Qualcomm 8-cores Snapdragon Dengan Efektivitas Tinggi.

Agus memperjelas Kemenperin akan secara intensif akan memperkuat komunikasi dengan beberapa pengembang chipset agar bisa bekerja bersama buat perdalam susunan industri electronica terutamanya untuk produksi netbook.

“Hingga di masa datang akan terbentuk Intellectual Properti (IP) punya anak-anak bangsa, yakni IP Indonesia dan bisa dipakai bersama untuk penuhi keperluan netbook dalam negeri,” tegasnya.

Kemenperin akan bekerjasama dengan kementerian dan instansi berkaitan dan seluruh pihak supaya market share produk netbook bisa dikuasai hasil produksi dalam negeri. Selain itu, Menperin akan berusaha merealisasikan Indonesia sanggup menghasilkan semikonduktor untuk penuhi keperluan industri dalam negeri. Karena, semikonduktor sering dipakai bidang electronica dan otomotif.

“Kami ajak beberapa aktor usaha untuk duduk bersama membuat roadmap dalam usaha menghasilkan semikonduktor untuk kemandirian industri dalam negeri,” tuturnya. Disamping itu, yang perlu dipicu ialah membuat Orisinal Desain Manufacturer (ODM) netbook dalam negeri. “Dengan timbulnya ODM-ODM dalam negeri akan terbentuk kemandirian di industri netbook dalam negeri,” pungkasnya.